jump to navigation

Empat Ratus Delapan Puluh Hari Februari 13, 2009

Posted by planktongirl in Puisi.
trackback

Ini adalah bulan ke lima kita bersama
Menanti berlabuhnya asa di satu biduk cinta terindah
Terombang ambing di tengah lautan luas nan ganas
Berteman satu dayung dan satu tekad
Untungnya…
Perahu ini tetap kokoh seperti mula
Meski ombak tak henti menerjang
Meski pasang sering menenggelamkan harapan
Engkau tetap percaya, engkau tetap mengerti
Engkau tetap menanti
Tak ingin kembali, tak ingin berhenti
Engkau terus ingin bersamaku hingga ke tepi
Di pelabuhan terindah
Bersama cinta dan rindu yang kita punya
Tanpa memandang apa, siapa, tapi bagaimana
Ini adalah bulan kelima kita bersama
Penantian tanpa letih, kesabaran diuji
Di saat satu persatu cinta dua insan biasanya t’lah mati
Engkau tetap disini, tak sedikitpun isyaratkan letih
Percayalah…

Ketulusanmu takkan pernah terganti
Keyakinan dan harapanmu kan terwujud abadi
Sebab kita berjanji bukan sekedar bermimpi

Komentar»

1. freedomcholyck - Februari 19, 2009

Yati tar ikutan aruh lah…ne udah q daftarkan

2. udin gambut - Februari 21, 2009

penganten baru ya neng?

3. Taufiq - Februari 24, 2009

smoga tetap langgeng aja sieh do’a q…

4. Kyaiblog/BlogM - Maret 15, 2009

Yups, semoga terwujud apa yang tertuang sebagaimana balada di atas friend…, salam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: