jump to navigation

Valentine Day Sekedar Geliat Budaya Februari 10, 2009

Posted by planktongirl in Jeritan Hati.
trackback

Zaman begitu cepat berubah seiring dengan geliat kehidupan manusia. Liat saja, dari tahun – ketahun tanggal 14 February ada sebagian kita yang latah mengikuti hari Kasih Sayang or Valentine’s Day. Tapi ada juga yang menolaknya dengan alasan kebudayaan itu di adopsi dari kebudayaan asing dan kurang pas jika dikembangbiakan di tanah air kita yang mayoritas muslim. Valentine dianggap hari istemewa dan spesial. Di hari itu orang boleh mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayangnya dengan cara bertukar cindramata dan membagikan kado kasih sayang yang diekspresikan dengan bahasa cinta melalui kartu ucapan atau melalui sms.
Di tanah air, perayaan Valentine’s Day mengundang banyak keraguan di kalangan masyarakat. Keraguan itu dikarenakan Valentine datangnya dari negara asing. Sementara, perkembangan tehnologi melesat begitu jauh dan meluncur ke depan bagaikan anak panah yang lepas dari busurnya.. Sedangkan batasan tembok transformasi budaya sangat tipis dan bahkan tidak lagi ada sekat-sekat pemisah.
Melalui saluran jarak jauh yang tidak lagi dihubungkan dengan kabel, membuat kehidupan manusia berubah sangat drastis. Dan kesadaran itu lahir, karena pada dasarnya manusia terus berkembang.. Melalui bahasa cinta, barangkali Valentine sebagai geliat budaya untuk membuka ajang perdamaian melalui ungkapan Kasih Sayang. Sebab bagaimanapun juga Valentine dalam perkembangannya dapat dijuluki sebagai Saint of Lovers.
Valentine’s Day, eksistensinya makin meluas. Bukan hanya melanda pada jiwa dan kebutuhan kawula muda, tetapi sudah merasuk pada sisi kehidupan secara massal. Terbukti, nilai kasih sayang itu tidak hanya tercipta dan untuk memperingati hari-hari istimewa saja. Melainkan, kasih sayang menjadi suatu dinamika dari kehidupan manusia yang sejak dulu hingga sekarang terus berkembang.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: